Surat Keterangan Tidak Mampu, Hukumnya?

Surat Keterangan Tidak Mampu, Hukumnya?

Ternyata menjadi pengemis yang meminta-minta belas kasihan orang lain itu terlarang.

Rasulullah bersabda:
"Orang miskin itu bukanlah orang yang berkeliling kepada manusia yang kemudian ia diberi sesuap dan dua suap makanan, satu butir dan dua butir kurma. Tetapi, orang miskin adalah orang yang tidak mendapat kekayaan yang mencukupinya dan keadaannya itu tidak diketahui (ditampak-tampakkan kepada) orang lain sehingga diberi sedekah, dan (ia merasa malu atau) tidak mau meminta-minta kepada manusia (dengan mendesak/nyinyir). (Ia selalu menjaga harga diri. Bacalah firman Allah ini jika kamu mau, 'Mereka tidak meminta-minta kepada manusia dengan nyinyir/mendesak.')" (HR. Abu Hurairah)

Dalam riwayat lain,

Bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Orang miskin itu bukanlah orang yang berkeliling meminta-minta  kepada manusia, lalu ia diberikan sesuap, dua suap, sebuah dan dua buah kurma."

Para sahabat bertanya: "Kalau begitu, siapakah orang miskin itu, wahai Rasulullah? "

Rasulullah saw. bersabda: "Orang yang tidak menemukan harta yang mencukupinya tapi orang-orang tidak tahu (karena kesabarannya, ia menyembunyikan keadaannya dan tidak meminta-minta kepada orang lain), lalu diberi sedekah tanpa meminta sesuatu pun kepada manusia. " (Shahih Muslim)


Lalu mengenai Surat Keterangan Tidak Mampu, apa Hukumnya?



Baca Juga:

Hadist Shahih tentang Hutang

0 Response to "Surat Keterangan Tidak Mampu, Hukumnya?"

Post a Comment

Jangan nyepam ya..