Menaati Penguasa Pelaku Maksiat?

Nabi shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: 
"Kewajiban seorang muslim adalah mendengar dan taat dalam melakukan perintah yang disukai atau pun tidak disukai, kecuali bila diperintahkan melakukan maksiat. Bila dia diperintah melakukan maksiat, maka tidak ada kewajiban untuk mendengar serta taat." (Shahih Muslim)


Hadis riwayat Ali radhiallahu 'anhu.:
Bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam pernah mengirim sepasukan tentara serta mengangkat seorang lelaki untuk memimpin mereka. Lalu pemimpin itu menyalakan api dan berkata: "Masuklah kamu sekalian!"

Beberapa orang telah hendak memasuki api itu, namun yang lainnya berkata: "Kami telah berhasil melarikan diri dari api itu."

Lalu kejadian itu disampaikan kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam Kemudian kepada orang-orang yang ingin memasukinya beliau berkata: "Jika kalian memasukinya, maka kalian akan tetap berada di dalamnya sampai hari kiamat."

Kepada yang lain, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda dengan ucapan yang baik dan beliau bersabda: "Tidak ada kewajiban taat dalam berbuat maksiat kepada Allah. Sesungguhnya taat itu hanya untuk kebajikan." (Shahih Muslim)




0 Response to "Menaati Penguasa Pelaku Maksiat?"

Post a Comment

Jangan nyepam ya..