Hukum Mencaci Waktu, Angin dan Makanan

Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam bersabda:


"Angin adalah dari kebaikan Allah yang membawa rahmat dan azab, maka janganlah kamu mencaci-makinya. Mohonlah kepada Allah limpahan kebaikannya dan berlindunglah kepada Allah dari keburukannya." (HR. Bukhari)

Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam bersabda:
"Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung berfirman: Seorang anak Adam mencaci-maki masa (waktu), padahal Akulah masa, siang dan malam hari ada di tangan-Ku." (Shahih Muslim) 

Hadis riwayat Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, ia berkata:

"Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam tidak pernah mencela makanan sama sekali. Apabila beliau menyukai maka beliau memakannya dan kalau tidak menyukai maka beliau tidak memakannya (tanpa mencela)." (Shahih Muslim)




Segala sesuatu yang terjadi, baik dan buruk, selalu terkandung hikmah.

Salah satu mukjizat akhlak Nabi shalallahu 'alaihi wassalam, beliau tidak pernah mencela makanan. Kita sebagai umatnya, hendaknya berusaha sebisa mungkin untuk mencontoh akhlak Nabi shalallahu 'alaihi wassalam. Makanan gak salah apa-apa, kalau gak enak itu karena ulah kita sendiri, apalagi angin.

Baca juga : Hadist shahih tentang Pujian (menyanjung-nyanjung) Manusia

0 Response to "Hukum Mencaci Waktu, Angin dan Makanan"

Post a Comment

Jangan nyepam ya..