Cara Membuat Kolam Budidaya Ikan Nila Paling Praktis (Part 2)


Cara dan Teknis Membuat Kolam Tanah Budidaya Ikan Nila
Kolam Nila
Sebelum membaca artikel ini, ada baiknya membaca yang tahap pertama, biar nyambung :




Nah, selanjutnya. Setelah kolam terbentuk. Berhasil digali dan sukses dipasang saluran air. Jangan buru-buru menggenanginya dengan memasukkan pasokan air ke dalam kolam. Tapi lakukanlah tahap selanjutnya berikut ini:


Pengeringan kolam

Pengeringan kolam tanah dilakukan sebelum budidaya ikan dimulai. Caranya dengan mengosongkan isi kolam dan menjemur dasar kolam. Penjemuran berlangsung selama beberapa hari tergantung cuaca dan jenis tanah. Kalau berdasar pengalamanku di musim kemarau ini mah dijemur sehari juga udah beres, alias kering. Tau kan musim kemarau ini udah terlalu lama dan panasnya juga minta ampun.


Tanda penjemuran udah beres tadi jika tanah terlihat retak-retak. Tapi bukan terlalu keras membatu, juga bukan berdebu. Sebaiknya jangan terlalu lama juga, pantau terus perkembangannya. Untuk mengukur, injaklah dasar kolam. Bila telapak kaki kita hanya meninggalkan jejak sedalam sekitar 1-5 cm, pengeringan sudah dianggap cukup. Bila jejak yang ditinggalkan masih dalam, berarti tekstur masih lumpur, penjemuran belum maksimal. Kalo diinjak ternyata udah batu, berati mau gimana lagi.


Pengeringan dasar kolam tanah dilakukan untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit di dalam tanah yang baru digali, atau sisa dari racun-racun di kolam periode budidaya sebelumnya. Sebagian besar mikroorganisme patogen (jahat) akan mati dengan sinar matahari. Selain itu, penjemuran juga membantu menghilangkan gas-gas beracun yang terperangkap di dasar kolam.


Melapisi dinding kolam tanah dengan plastik

Setelah proses pengeringan, menyebabkan dinding kolam juga akan memadat. Hal ini bisa memperkuat dinding kolam tanah sekaligus mengurangi lubang-lubang udara penyebab kebocoran. Untuk memaksimalkan fungsi dinding kolam agar terhindar dari kebocoran, caranya dengan melapisi dinding kolam tersebut menggunakan plastik. Bisa dibeli kiloan di toko pertanian. Kenapa melilih plastik dibandingkan terpal, atau yang lain,  bisa dilihat di sini : Kolam Tanah dinding lapis plastik,Cara Efektif Budidaya Ikan Nila, Mudah dan Murah


Pengapuran kolam tanah

Pengapuran tanah ini bertujuan untuk menetralkan PH atau keasaman tanah. Caranya dengan menaburkan kapur dolomit. Bisa dibeli di toko pertanian juga, karena biasanya dipakai  untuk menetralisir lahan pertanian, termasuk kuaplikasikan di kebon-kebonku. Hhee. Kabar baiknya adalah, proses pengapuran ini tidak wajib dilakukan untuk kolam pemula. Karena menurut pengalamanku, PH tanah di kolam yang baru digali masih normal dan aman.  Beda dengan kolam yang udah pernah dipakai budidaya ikan sebelumnya.


Pemupukan kolam tanah

Setelah proses pengapuran selesai, langkah selanjutnya adalah pemupukan. Sebaiknya gunakan pupuk organik, atau pupuk kandang. Ini mau miara ikan apa mau nanem jahe? Pake dipupuk segala. Sabar.. pupuk ini gunanya untuk mengembalikan kesuburan tanah sehingga merangsang aktivitas kehidupan dalam tanah. Tanah yang kaya bahan organik merupakan surga bagi berbagai macam organisme untuk berkembang biak. Organisme tersebut nantinya sangat bermanfaat sebagai sumber pakan alami ikan. Setelah dipupuk, kolam dibiarkan selama sekitar 1 minggu. Selanjutnya, kolam siap untuk diisi air.


Penggenangan kolam

Tahap terakhir adalah penggenangan kolam dengan air. Caranya adalah dengan mengalirkan air dari saluran masuk dengan intensitas air yang kecil aja. Sesuaikan dengan luas kolam. Rumusnya adalah alirkan sedikit demi sedikit sehingga ketinggian air akan mencapai 30 cm dalam 3 hari. ingat, bukan satu hari langsung penuh. Ilmu kira-kira. Dengan kedalaman air seperti ini sinar matahari masih bisa menembus dasar kolam. Sehingga berbagai macam organisme renik bisa berkembang biak. Kadang warna air akan terlihat kehijauan. Itu bagus, tandanya gangang sebagai makanan ikan telah tumbuh. Kalau berwarna biru, itu bahaya. Berarti ada orang iseng ngasih pewarna. Tapi kalo ga ada warnanya juga gak masalah. Kolam tetep siap untuk ditebari ikan nila. Selesai.


Itulah Cara dan Teknis Membuat Kolam Tanah Budidaya Ikan Nila. Ribet ya? Gak juga. Bakalan ribet kalo hanya dibayangkan. Yang penting mah langsung bertindak. Kalau ditotal menurut teori dari awal paling cuma butuh 10 hari sampai kolam diap ditebar ikan. Pengalamanku malah banyak yang cuma seminggu. Karena udah gak sabar memandang ikan nila berenang-renang di kolam. :)

1 Response to "Cara Membuat Kolam Budidaya Ikan Nila Paling Praktis (Part 2)"

Jangan nyepam ya..