Lewat Depan Orang Sholat dan Tentang Sutrah



Dari Abu Juhaim Ibnul Harits Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda: 
"Seandainya orang yang lewat di depan orang yang sholat mengetahui dosa yang akan dipikulnya, maka ia lebih baik berdiri empat puluh hari daripada harus lewat di depannya." Muttafaq Alaihi dalam lafadznya menurut Bukhari. Menurut riwayat Al-Bazzar dari jalan lain: "(lebih baik berdiri) Empat puluh tahun."

Dari Abu Said Al-Khudry Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda: 
"Apabila seseorang di antara kamu sholat dengan memasang batas yang membatasinya dari orang-orang, lalu ada seseorang yang hendak lewat di hadapannya maka hendaklah ia mencegahnya. Bila tidak mau, perangilah dia sebab dia sesungguhnya adalah setan."


Wuih Ngeri.. 
Tapi yang dimaksud "lewat" di sini adalah lewat di dalam/di sekitar area sujud seseorang saat menjalankan sholat. Adapun jika itu lewat di luar area sujud (baik di depan maupun samping) maka itu tidak mengapa. Oleh karenanya Nabi shalallahu 'alaihi wassalam memerintahkan kita untuk memakai sutrah, agar menutup kemungkinan seseorang lewat di depan kita saat sedang menjalankan sholat.

Banyak riwayat menyebutkan bahwa para sahabat sholat di belakang tiang-tiang masjid, di belakang pohon, maupun di belakang tombak yang mereka tancapkan di antara area sujud, itulah sutrah. Oleh karenanya ketika kita melaksanakan sholat hendaknya mencari tiang-tiang masjid, mepet ke dinding masjid di shof terdepan, ataupun menjadikan orang yang di depan kita sebagai sutrah. 

Sering kita jumpai saudara kita sholat sunnah di tengah-tengah ruangan masjid, sedangkan shof masih kosong tanpa sutrah, mungkin karena ketidaktahuannya (hadist tentang sutrah belum sampai kepadanya). Hal demikian yang membuka resiko kemungkinan orang lewat di area sujudnya.

Seorang muslim yang sudah sampai kepadanya tentang hadist sutrah dan mengetahui ancaman bagi orang yang melewati area sujud saat sholat, hendaknya berusaha menjalankan sunnah Nabi shalallahu 'alaihi wassalam yang mulia ini. 

Bagaimana seandainya ada orang yang akan lewat di depan kita saat kita sedang sholat?

Cara mencegah orang yang akan melewati area sujud, cukup dengan membentangkan tangan ke depan sehingga menghalangi jalannya. Adapun jika "lewat" adalah anak kecil, mendadak sambil berlari-larian, maka itu tidak mengapa. Anak belum baligh berarti belum berakal, tidak perlu  "diperangi" seperti matan (konteks/lafadz) dzahir hadist di atas. Namun alangkah lebih baik jika sang ayah memberikan pemahaman tentang sunnah sejak dini kepada anaknya. Agar tidak mengganggu kekhusyu'an sholat berjama'ah. Wallahu a'lam.



Related Post:

  1. Lari-larian Mendatangi Sholat Jamaah Saat Masbuk?
  2. Rapatkan Shaf Sholat Berjama'ah

0 Response to "Lewat Depan Orang Sholat dan Tentang Sutrah"

Post a Comment

Jangan nyepam ya..